ASUHAN KEBIDANAN PADA NY”E’’G3P2A0 TM III DENGAN RESIKO TINGGI USIA>35 DI PMB “S” KOTA BENGKULU

Sari, Ulan Nusita and arlenti, lety (2025) ASUHAN KEBIDANAN PADA NY”E’’G3P2A0 TM III DENGAN RESIKO TINGGI USIA>35 DI PMB “S” KOTA BENGKULU. Diploma thesis, STIKes Sapta Bakti.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kehamilan pada usia di atas 35 tahun termasuk dalam kategori kehamilan risiko tinggi karena berhubungan dengan meningkatnya kemungkinan komplikasi, baik bagi ibu maupun janin. Kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan, di antaranya anemia, preeklamsia, perdarahan, partus lama, serta risiko bayi lahir prematur atau dengan berat badan lahir rendah. Oleh karena itu, diperlukan penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan continuity of care (COC) agar ibu hamil dengan risiko tinggi tetap dapat melalui kehamilan, persalinan, masa nifas, hingga penggunaan kontrasepsi secara aman dan optimal.Tujuan studi kasus ini adalah untuk menggambarkan penerapan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. E, G3P2A0 usia 35 tahun dengan kehamilan trimester III yang termasuk kategori risiko tinggi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan, meliputi pengkajian subjektif dan objektif, analisis masalah, perencanaan, implementasi, serta evaluasi. Asuhan dilakukan secara menyeluruh mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana pasca salin.Hasil studi menunjukkan bahwa ibu dapat menjalani kehamilan trimester III tanpa mengalami komplikasi serius. Proses persalinan berlangsung secara spontan dengan bantuan bidan dan berakhir dengan kelahiran bayi sehat, menangis kuat, dan memiliki nilai APGAR baik. Pada masa nifas, kondisi ibu dalam batas normal, involusi uterus berjalan baik, produksi ASI cukup, serta tidak terdapat tanda-tanda infeksi atau perdarahan abnormal. Bayi baru lahir mendapatkan perawatan sesuai standar, termasuk inisiasi menyusu dini, pemantauan tanda vital, serta imunisasi dasar sesuai jadwal. Pada periode pasca nifas, ibu memutuskan menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan sebagai metode keluarga berencana.Kesimpulan dari studi kasus ini adalah bahwa penerapan asuhan kebidanan komprehensif dan continuity of care dapat membantu mendeteksi faktor risiko sejak dini, mencegah terjadinya komplikasi, serta mendukung kesehatan ibu dan bayi secara menyeluruh. Intervensi kebidanan yang diberikan tidak hanya menekankan aspek medis, tetapi juga mencakup dukungan emosional, edukasi gizi, konseling, serta keterlibatan keluarga dalam pengambilan keputusan. Hal ini memperkuat pentingnya pelayanan kebidanan yang komprehensif, terintegrasi, dan berkesinambungan, khususnya pada ibu hamil dengan usia di atas 35 tahun. Kata Kunci : Asuhan Kebidanan Komprehensif, Continuity of Care, Usia >35 Tahun, Kehamilan Trimester III Daftar Pustaka : 33 Referensi (2016–2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: D3 Kebidanan
Depositing User: Library STIKes Sapta Bakti
Date Deposited: 30 Jan 2026 04:57
Last Modified: 30 Jan 2026 04:57
URI: http://repository.stikessaptabakti.ac.id/id/eprint/627

Actions (login required)

View Item View Item