Putri, Diri ana and Suryani, Tri Endah (2025) ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA IBU NIFAS DENGAN PEMBERIAN PIJAT OKETANI DAN OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN DAN PENINGKATAN PRODUKSI ASI DI BPM “S” KOTA BENGKULU TAHUN 2025. Diploma thesis, STIKes Sapta Bakti.
Full text not available from this repository.Abstract
ASI merupakan makanan utama terbaik untuk bayi, namun saat ini cakupan ASI eksklusif di Indonesia pada tahun 2024 sebesar 74,7% masih di bawah terget nasional yaitu 80%. Berdasarkan data profil kesehatan Provinsi Bengkulu, cakupan ASI ekslusif di Provinsi Bengkulu saat ini juga masih di bawah target nasional yaitu 69%. Rendahnya pemberian ASI ekslusif tersebut disebabkan salah satunya ibu nifas yang sering mengalami masalah mengenai pengeluaran ASI saat menyusui sehingga kebutuhan bayi kurang tercukupi. Perawatan payudara yang dapat dilakukan yaitu pijat oketani dan pijat oksitosin pada masa nifas. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah memperoleh gambaran penerapan. Asuhan Kebidanan secara komprehensif pada kasus gangguan produksi ASI kepada ibu hamil Selama masa kehamilan Ny Y melakukan kunjungan ANC sebanyak 9 kali. Sudah melakukan standar pelayanan ANC 10 T. Melakukan perawatan payudara merupakan upaya untuk merangsang sekresi hormon oksitosin untuk menghasilkan ASI sedini mungkin, Ny Y melahirkan pada usia kehamilan 39 minggu penulis memberikan asuhan dengan menganjurkan bermain gymball. Kala II berlangsung 45 menit hingga bayi lahir lahir melakukan IMD selama 60 menit kala III berlangsung selama 10 menit mulai dari bayi bayi lahir, kala IV dilakukan pemantauan selama 2 jam setelah persalinan. Pada masa nifas penulis memberikan asuhan komplementer yaitu pijat oketani dan oksitosin untuk memperlancar dan meningkatkan produksi ASI,pada hari ke 7 ASI ibu sudah lancar setelah dilakukan pijat oketani 2x sehari dan pijat oksitosin pada 6 jam setelah persalinan. Bayi lahir dengan BB 3400 gr, PB 49 cm, APGAR SCORE 9/10. keadaan bayi pada kunjungan hari ke 7 ASI mulai lancar, tidak ada tanda infeksi pada tali pusat dan bayi tidak kuning. Ibu memutuskan menjadi aseptor KB IUD. Terdapat kesenjangan antara teori dengan asuhan yang diberikan di PMB ”S” Pemotongan tali pusat dilakukan segera saat bayi lahir, seharusnya menurut World Health Organization WHO pemotongn tali pusar dianjurkan 1-3 menit setelah lahir dan pada Asuhan nifas tidak diberikan Vit A, seharusnya menurut standar World Health Organization (WHO) ibu nifas sangat dianjurkan mengonsumsi kapsul Vit A dosis 200.000 IU, dikarkan Vitamin A memiliki peran vital dalam mendukung sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan kulit, dan mempercepat proses pemulihan pasca melahirkan. Selain itu, Vitamin A juga berperan dalam menjaga kesehatan penglihatan dan mencegah risiko infeksi yang dapat membahayakan ibu dan bayi yang sedang menyusui, tetapi secara keseluruhan Asuhannya sudah baik. . Untuk meningkatkan cakupan ASI ekslusif diharapkan ibu hamil sudah mulai mempersiapkan diri sejak masa kehamilan sampai masa nifas. Kata kunci : Asuhan Kebidanan Komprehensif, pijat oketani,pijat oksitosin, Kelancaran ,produksi ASI Daftar pusataka : 25 referensi (2018-2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | D3 Kebidanan |
| Depositing User: | Library STIKes Sapta Bakti |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 07:06 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 07:06 |
| URI: | http://repository.stikessaptabakti.ac.id/id/eprint/612 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
