Analisis Ketepatan Koding Jantung Iskemik Stemi di RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu tahun 2018

Heltiani, Nofri (2021) Analisis Ketepatan Koding Jantung Iskemik Stemi di RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu tahun 2018. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan, 3 (2). pp. 57-69. ISSN 2503-5118

[img] Text
05. JMIK-ANALISIS KETEPATAN KODING JANTUNG ISKEMIK STEMI DI RSUD Dr.M.YUNUS BENGKULU TAHUN 2018.pdf

Download (225kB)
Official URL: http://ojs.stikessaptabakti.ac.id/index.php/jmis/a...

Abstract

Penyakit Jantung Iskemik STEMI merupakan suatu kondisi yang dapat berakibat kematian sel miosit jantung dan diderita semua usia dengan gejala tidak semua penderita mengalami nyeri dada dan memiliki kode I21.3. Berdasarkan data instalasi rekam medis RSUD Dr. M Yunus Bengkulu penyakit jantung iskemik STEMI merupakan angka morbiditas dan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2017 penyakit jantung iskemik STEMI menduduki peringkat pertama dari 10 penyakit tertinggi. Akan tetapi masih terdapat ketidaktepatan dalam koding jantung iskemik STEMI. Hal ini disebabkan terdapat coretan diagnosis yang ditulis dokter tanpa diparaf pada salah satu berkas rekam medis, belum pernah dilakukannya audit coding dan kurang jelasnya informasi tentang coding yang disampaikan melalui Standar Operasional Prosedur (SOP). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketepatan koding jantung iskemik STEMI di RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah berkas rekam medis pasien jantung iskemik STEMI sebanyak 202 berkas dan sampel sebanyak 134 berkas dengan teknik pengambilan sampel random sampling, menggunakan data primer dan sekunder yang diolah secara univariat. Hasil penelitian ini adalah Pelaksanaan pengkodean di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu belum menggunakan ICD-10 Volume 2. Ketepatan koding penyakit jantung iskemik STEMI sebanyak 98 berkas (73%) dan tidak tepat sebanyak 36 berkas (27%). Faktor-faktor penyebab ketidaktepatan koding penyakit jantung iskemik STEMI adalah: Man; petugas koding belum mengikuti workshop/pelatihan kaidah koding, Material; terdapat 2 berkas rekam medis yang tidak diagnosa dan 1 berkas rekam medis yang tidak di koding, Method; SOP hanya berisi kegiatan pengkodingan diagnosis secara manual (menggunakan ICD-10).

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Depositing User: Library STIKes Sapta Bakti
Date Deposited: 20 Nov 2021 03:31
Last Modified: 22 Nov 2021 03:45
URI: http://repository.stikessaptabakti.ac.id/id/eprint/138

Actions (login required)

View Item View Item